Sistem Bus Dalam Komputer
Sistem Bus Dalam Komputer
Oke gays kali ini kita akan membahas sistem bus dan Cara kerja Pada sistem komputer yang lebih maju, arsitektur komputernya
akan lebih kompleks, sehingga untuk meningkatkan performa, digunakan beberapa
buah bus. Tiap bus merupakan jalur data antara beberapa device yang berbeda.
Dengan cara ini RAM, Prosesor, GPU (VGA AGP) dihubungkan oleh bus utama
berkecepatan tinggi yang lebih dikenal dengan nama FSB (Front Side Bus) .
Sementara perangkat lain yang lebih lambat dihubungkan oleh bus yang
berkecepatan lebih rendah yang terhubung dengan bus lain yang lebih cepat
sampai ke bus utama. Untuk komunikasi antar bus ini digunakan sebuah bridge.
Jenis — Jenis Bus
Berdasar jenis busnya, bus dapat dibedakan menjadi bus yang khusus menyalurkan
data tertentu, contohnya paket data saja, atau alamat saja, jenis ini disebut
Dedicated Bus. Namun apabila bus yang dilalui informasi yang berbeda baik data,
alamat, dan sinyal kontrol dengan metode multipleks data maka bus ini disebut
Multiplexed Bus. Kekurangan multiplexed bus adalah hanya memerlukan saluran
sedikit sehingga menghemat tempat tapi kecepatan transfer data menurun dan
diperlukan mekanisme yang komplek untuk mengurai data yang telah dimultipleks.
Sedangkan untuk dedicated bus merupakan kebalikan dari multipexed bus.
Struktur Bus Sebuah bus sistem terdiri dari 50 hingga 100 saluran yang
terpisah. Masing-masing saluran ditandai dengan arti dan fungsi khusus.
Walaupun terdapat sejumlah rancangan bus yang berlainan, fungsi saluran bus
dapat diklasifikasikan menjadi tiga kelompok, yaitu saluran data, saluran alamat,
dan saluran kontrol.
Selain itu, terdapat pula saluran distribusi daya yang memberikan
kebutuhan daya bagi modul yang terhubung:
1. Saluran Data Saluran data memberikan lintasan bagi perpindahan data antara
dua modul sistem. Saluran ini secara kolektif disebut bus data. Umumnya bus
data terdiri dari 8, 16, 32 saluran, jumlah saluran diakitakan denang lebar bus
data. Karena pada suatu saat tertentu masing-masing saluran hanya dapat membawa
1 bit, maka jumlah saluran menentukan jumlah bit yang dapat dipindahkan pada
suatu saat. Lebar bus data merupakan faktor penting dalam menentukan kinerja
sistem secara keseluruhan. Misalnya, bila bus data lebarnya 8 bit, dan setiap
instruksi panjangnya 16 bit, maka CPU harus dua kali mengakses modul memori
dalam setiap siklus instruksinya.
2. Saluran Alamat Saluran alamat digunakan untuk menandakan sumber atau
tujuan data pada bus data. Misalnya, bila CPU akan membaca sebuah word data
dari memori, maka CPU akan menaruh alamat word yang dimaksud pada saluran
alamat. Lebar bus alamat akan menentukan kapasitas memori maksimum sistem.
Selain itu, umumnya saluran alamat juga dipakai untuk mengalamati port-port
input/outoput. Biasanya, bit-bit berorde lebih tinggi dipakai untuk memilih
lokasi memori atau port I/O pada modul.
3. Saluran Kontrol Saluran kontrol digunakan untuk mengntrol akses ke saluran
alamat dan penggunaan data dan saluran alamat. Karena data dan saluran alamat
dipakai bersama oleh seluruh komponen, maka harus ada alat untuk mengontrol
penggunaannya. Sinyal-sinyal kontrol melakukan transmisi baik perintah maupun
informasi pewaktuan diantara modul-modul sistem. Sinyal-sinyal pewaktuan
menunjukkan validitas data dan informasi alamat. Sinyal-sinyal perintah
mespesifikasikan operasi-operasi yang akan dibentuk. Umumnya saluran kontrol
meliputi : memory write, memory read, I/O write, I/O read, transfer ACK, bus
request, bus grant, interrupt request, interrupt ACK, clock, reset.
Di sistem komputer berbasis
mikroprosesor, terdapat 3 jalur yang menjadi tempat mengalirnya proses.
1. Bus
Data yang berfungsi mengalirkan data dari/ke mikroprosesor
2. Bus
Alamat/Address yang berfungsi mengalamati suatu proses dari/ke memori
atau I/O
3. Bus
Kontrol yang berfungsi mengatur proses instruksi yang terjadi dari/ke
mikroprosesor.
Diilustrasikan pada gambar
berikut :
Bus Alamat meminta alamat
memori dari sebuah memori atau alamat I/O dari suatu peranti I/O. Jika I/O
dialamati, maka bus alamat akan memiliki 16 bit alamat dari 0000H sampai FFFFH.
Alamat ini disebut juga port number. Port number akan memilih 1 dari 64K
(65535) peranti I/O yang berbeda. Jika alamat memori dialamati, maka Bus Alamat
akan berisi alamat memori tersebut. Lebar alamat memori tergantung dari tipe
mikroprosesor yang dipakai (sekali lagi dalam satuan bit).
Bus Data berfungsi mengalirkan data dari/ke mikroprosesor ke/dari alamat memori tujuan atau alamat I/O tujuan. Besar kecepatan transfer bus data bervariasi sesuai dengan mikroprosesor yang dipakai.
Bus Kontrol berisikan instruksi yang mengatur operasi apakah itu read atau write. Ada 4 tipe kontrol yaitu :
· MRDC (Memory Read Control) yang menyatakan
transfer data dari memori ke mikroprosesor
· MWTC (Memory Write Control) yang menyatakan
transfer data dari mikroprosesor ke memori
· IORC (I/O Read Control) yang menyatakan
transfer data dari peranti I/O ke mikroprosesor
· IOWC (I/O Write Control) yang menyatakan
transfer data dari mikroprosesor ke peranti I/O.
Hubungan ketiganya adalah,
misalnya jika kita ingin mentransfer data dari mikroprosesor ke memori.
Pertama, bus alamat akan mengalamati address tujuan. Lalu bus kontrol
akan memberi sinyal MWTC = 0. Barulah bus data akan mentransfer data ke alamat
tujuan.
–Sistem BUS
Penghubung bagi keseluruhan
komponen komputer dalam menjalankan tugasnya Komponen komputer :
1.
CPU
2.
Memori
3.
Perangkat I/O
–Transfer data antar
komponen komputer.
1.
Data atau program yang tersimpan dalam memori
dapat diakses dan dieksekusi CPU melalui perantara bus
2.
Melihat hasil eksekusi melalui monitor juga
menggunakan sistem bus
3.
Kecepatan komponen penyusun komputer harus
diimbangi kecepatan dan manajemen busyang baik
–Mikroprosesor
1.
Melakukan pekerjaan secara paralel
2.
Program dijalankan secara multitasking
3.
Sistem bus tidak hanya lebar tapi
juga cepat
Contoh jenis bus yang beredar di pasaran saat ini adalah, PCI, ISA,
USB, SCSI, FuturaBus+, FireWire, dan lain-lain. Semua memiliki keunggulan,
kelemahan, harga, dan teknologi yang berbeda sehingga akan mempengaruhi
jenis-jenis penggunaannya.
Bus ISA :Industri computer personal lainnya merespon
perkembangan ini dengan mengadopsi standarnya sendiri, bus ISA (Industry
Standar Architecture), yang pada dasarnya adalah bus PC/AT yang beroperasi pada
8,33 MHz. Keuntungannya adalah bahwa pendekatan ini tetap mempertahankan
kompatibilitas dengan mesin-mesin dan kartu-kartu yang ada.
Bus PCI : Peripheral Component Interconect
(PCI) adalah bus yang tidak tergantung prosesor dan berfungsi sebagai bus
mezzanine atau bus peripheral. Standar PCI adalah 64 saluran data pada
kecepatan 33MHz, laju transfer data 263 MB per detik atau 2,112 Gbps.
Keunggulan PCI tidak hanya pada kecepatannya saja tetapi murah dengan keping
yang sedikit.
Bus USB : Semua perangkat peripheral tidak
efektif apabila dipasang pada bus kecepatan tinggi PCI, sedangkan banyak
peralatan yang memiliki kecepatan rendah seperti keyboard, mouse, dan printer.
Sebagai solusinya tujuh vendor computer (Compaq, DEC, IBM, Intel, Microsoft,
NEC, dan Northen Telecom) bersama-sama meranccang bus untuk peralatan I/O
berkecepatan rendah. Standar yang dihasilakan dinamakan Universal Standard Bus
(USB).
Bus SCSI : Small Computer System Interface
(SCSI) adalah perangkat peripheral eksternal yang dipoulerkan oleh macintosh
pada tahun 1984. SCSI merupakan interface standar untuk drive CD-ROM, peralatan
audio, hard disk, dan perangkat penyimpanan eksternal berukuan besar. SCSI
menggunakan interface paralel dengan 8,16, atau 32 saluran data. Bus P1394 /
Fire Wire : Semakin pesatnya kebutuhan bus I/O berkecepatan tinggi dan semakin
cepatnya prosesor saat ini yang mencapai 1 GHz, maka perlu diimbangi dengan bus
berkecepatan tinggi juga. Bus SCSI dan PCI tidak dapat mencukupi kebutuhan saat
ini. Sehingga dikembangkan bus performance tinggi yang dikenal dengan FireWire
(P1393 standard IEEE). P1394 memiliki kelebihan dibandingkan dengan interface
I/O lainnya, yaitu sangat cepat, murah, dan mudah untuk diimplementasikan. Pada
kenyataan P1394 tidak hanya popular pada system computer, namun juga pada
peralatan elektronik seperti pada kamera digital, VCR, dan televise. Kelebihan
lain adalah penggunaan transmisi serial sehingga tidak memerlukan banyak kabel.


Komentar
Posting Komentar